Sebagian besar mahasiswa baru yang kuliah di Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Mataram berawal karena pengalaman keluarga yang berlebih awal kuliah di sana.
Hal itu dikemukakan Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram, Dr. Halus Mandala, Senin (12/1) kemarin.
Menurut Halus Mandala, mahasiswa baru banyak mendengar cerita dari keluarga mereka yang merupakan alumni STP Mataram yang sudah bekerja di berbagai tempat.
Pekerjaan yang mudah diperoleh menjadi cerita yang menarik bagi mahasiswa baru yang memang ingin segera terserap ke dunia usaha khususnya industri pariwisata.
“Hanya sedikit yang mendaftar di STP karena informasi di medsos ataupun karena kampanye ke sekolah-aekolah, ” katanya.
Banyak peluang kerja di sektor kepariwisataan yang bisa diisi mahasiswa. Bahkan, kata Halus, STP Mataram sudah membangun kemitraan dengan dunia usaha di tingkat nasional hingga internasional.
Formula kemitraan ini memudahkannya dalam menyebarluaskan informasi peluang kerja kepada mahasiswa termasuk alumni.
Kata dia, hanya sedikit saja alumni yang belum terserap ke sektor usaha. Pihaknya secara terus menerus membagikan informasi peluang kerja baik di perhotelan, pelayadan maupun travel agar seluruh alumni bisa bekerja sesuai kompetensinya.
Halus mengatakan saat ini sebagian besar mahasiswa baru STP Mataram (120 orang) merupakan penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang digelontorkan oleh pemerintah. ian








