Home Edukasi Drone Thermal untuk Evakuasi Pendaki Kini Dimiliki BTNGR

Drone Thermal untuk Evakuasi Pendaki Kini Dimiliki BTNGR

114
0

Kini Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) bakal semakin mudah melakukan proses evakuasi ketika ditemukan pendaki jatuh di Rinjani. BTNGR mendapat bantuan satu set drone thermal dan peralatan rescue dari Direktorat Pemanfaatan Jasa Lingkungan, Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE).

Tak hanya bermanfaat untuk evakuasi darurat, perlatan itu juga dibutuhkan untuk pengawasan kawasan dan pemantauan aktivitas pendakian di Gunung Rinjani.

Kepala Subbagian Tata Usaha BTNGR, Astekita Ardiaristo, mengatakan drone tersebut memiliki teknologi thermal yang mampu mendeteksi suhu tubuh manusia dan hewan. Perangkat ini dinilai sangat membantu dalam pencarian pendaki yang tersesat atau mengalami kecelakaan di jalur pendakian.

“Drone thermal ini sudah dilengkapi sistem positioning dengan akurasi sentimeter, sehingga sangat membantu untuk evakuasi dan monitoring kawasan,” ujarnya.

Ia menjelaskan , drone tersebut juga dilengkapi real time kinematic (RTK) yang memungkinkan pemetaan dan penentuan posisi secara presisi.

Keunggulan lain dari drone ini adalah dukungan sumber daya listrik yang fleksibel. BTNGR menerima power bank berbasis tenaga angin, sehingga operasional drone tetap dapat dilakukan meski berada di kawasan terpencil.

“Kalau dibawa ke atas kawasan, tidak perlu khawatir kehabisan daya,” ucap Astekita.

Ia menyebut, penggunaan drone thermal akan membuat penanganan darurat menjadi lebih optimal karena memang dirancang khusus untuk kebutuhan evakuasi. Jangkauan pengoperasian drone mencapai lebih dari dua kilometer, tergantung kondisi medan dan lokasi kejadian.

Selain drone, BTNGR juga menerima bantuan peralatan SAR lengkap, mulai dari tandu, tali, hingga perlengkapan rappelling. Peralatan tersebut ditempatkan di sejumlah titik strategis, seperti Pos Pendakian Balun, Pelawangan, dan beberapa shelter di jalur pendakian Rinjani.

“Dengan penempatan alat di beberapa titik, ketika terjadi kejadian darurat, tim tinggal mengerahkan personel tanpa harus membawa perlengkapan dari bawah,”imbuhnya.li

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here